Penulis : Laurentius Aditya Pradana (Pendidikan IPS 2021)
Editor : Alfonsus Maria Suryapratama (Pendidikan Sosiologi 2021)
Sumber: Getty Images
Lingkungan hidup adalah sebuah kesatuan yang meliputi berbagai macam makhluk hidup beserta seluruh komponen disekitarnya. Komponen lingkungan ini meliputi komponen fisik, kimia, sosial budaya, dan komponen lainnya. Di Indonesia, lingkungan hidup memiliki berbagai macam permasalahan yang tidak kunjung terselesaikan dan akhir-akhir ini mulai mendapat banyak perhatian oleh dunia internasional.
Permasalahan lingkungan hidup di Indonesia semakin menjadi kesadaran publik. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya diskusi publik tentang hal ini. Permasalahan lingkungan hidup merupakan permasalahan multidimensional yang melibatkan berbagai kalangan. Isu permasalahan lingkungan hidup menjadi penting karena kualitas lingkungan hidup akan mempengaruhi kualitas hidup manusia secara langsung.
Selain itu, kualitas lingkungan hidup juga mempengaruhi kualitas hidup manusia di masa mendatang. Berbagai bentuk permasalahan lingkungan hidup di Indonesia, antara lain yaitu adanya deforestasi dan penggundulan hutan untuk lahan kelapa sawit. Banyak industri kelapa sawit yang mengeksploitasi hutan untuk dijadikan lahan kelapa sawit. Deforestasi ini mengakibatkan lahan menjadi kekurangan kadar air, sehingga memicu kebakaran hutan pada saat cuaca panas (El Nino). Apalagi jika deforestasi ini dilakukan di tanah gambut. Tanah gambut akan cepat kering sehingga memicu api dari dalam tanah dan dengan cepat membakar seluruh hutan. Masyarakat dibuat resah dengan adanya deforestasi ini, bahkan aktivis lingkungan hidup juga turut menyerukan untuk menghentikan deforestasi hutan menjadi lahan kelapa sawit.
Sumber: Getty Images
Menurut Departemen Kehutanan dan Perkebunan, laju deforestasi hutan Indonesia pada periode tahun 1985-1998 tidak kurang dari 1,6 – 1,8 juta hektar per tahun. Sedangkan, menurut Forest Watch Indonesia (FWI) mengatakan pada tahun 2000, laju deforestasi meningkat menjadi paling tidak 2 juta hektar per tahun. Namun kini, menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, selama orde reformasi sampai saat ini deforestasi semakin menurun, pada tahun 2016-2017 berada di angka 0,48 juta hektar.
Permasalahan lingkungan hidup di Indonesia selanjutnya adalah maraknya sampah plastik. Sampah plastik menjadi hal yang sering sulit untuk dikontrol di Indonesia. Angka penggunaan plastik di Indonesia dalam kehidupan sehari-hari terbilang sangat besar. Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) mengatakan, Indonesia menempati urutan kedua penghasil sampah plastik di dunia atau sebanyak 64 juta ton/tahun, dimana sebanyak 3,2 juta ton dibuang ke laut. Sampah plastik yang dibuang ke laut dapat membahayakan makhluk hidup dan ekosistem sekitarnya.
Sumber: Greek Reporter
Permasalahan lingkungan hidup di Indonesia berikutnya yaitu mulai hilangnya keanekaragaman hayati. Indonesia merupakan negara dengan kekayaan biodiversitas yang sangat tinggi, sehingga dimasukkan dalam negara mega-biodiversitas. Sebagian wilayah Indonesia memiliki kerapatan dan keunikan biodiversitas yang tinggi pula sehingga dimasukkan dalam hotspot biodiversitas, yaitu Sundaland (Nusantara barat) dan Wallacea. Kerusakan alam dan hilangnya habitat di Indonesia telah menyebabkan puluhan ribu spesies terancam punah. Dari 20 negara di dunia yang jenis-jenis alamiahnya terancam, maka Indonesia menduduki posisi ke-5, dimana terdapat 1.126 spesies yang terancam punah, terdiri dari mamalia, burung, reptil, amfibia, ikan, dan moluska.
Sumber: National Geographic
Permasalahan lingkungan hidup di Indonesia tidak serta-merta dapat terselesaikan dengan cepat, perlu adanya komitmen dari semua elemen masyarakat. Maka dari itu, sinergi antar pemerintah dan masyarakat harus terus gencar dilakukan dalam mengatasi permasalahan lingkungan hidup di Indonesia. Jangan hanya bergantung pada suatu instansi tertentu untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan hidup, melainkan perlu adanya kesadaran diri sendiri untuk mencari akar permasalahan ini. Dengan demikian, akan tercipta kembali lingkungan hidup yang lestari di bumi Indonesia seperti sediakala.




Keren keren euy fis wkwkw
BalasHapus