Penulis : Eduardus Didaktus Dagun Hatu (Administrasi Publik 2020)
Editor : Pedro Etg Tarigan (Administrasi Publik 2021)
Sumber: bitchute.com
Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, di bulan ini Gereja Katolik mempersembahkan devosi khusus kepada Perawan Maria yang sebenarnya tidak hanya bulan Mei, Oktober juga menjadi bulan yang didedikasikan untuk Maria, ibu Yesus.
Penghormatan khusus diberikan kepada teladan iman Bunda Maria, terutama perannya dalam karya agung Tuhan dalam perantara kelahiran Yesus di dunia, jasanya tersebut diperhitungkan dan menjadi kehormatan, karena ia dipandang sebagai teladan bagi orang percaya dan orang yang setia pada kehendak Tuhan.
Maria juga memberikan contoh iman bagi orang percaya dan tidak hanya muncul sebagai "ibu biologis", tetapi juga menjadi "bunda Allah". Dia menunjukkan ketaatan iman, yaitu “Ia menundukkan budi dan kehendak-Nya pada rencana dan kehendak Allah. Dengan “fiatnya” (Bdk. Luk 1: 38), Allah telah menjadi manusia dan keselamatan Allah semakin nyata dan konkret terjadi dalam hidup manusia.
https://www.wallpaperbetter.com/id/hd-wallpaper-zxrok
Teladan iman Maria menjadi kekuatan kita untuk mempercayai Tuhan dalam situasi apapun. Maka dari itu, Maria disebut " yang bahagia" karena imannya yang hidup, itulah sebabnya Maria memuliakan Tuhan, karena dia tidak hanya percaya, tetapi bertindak seperti yang dia percayai.
Seperti yang dikatakan oleh Santo Yakobus dalam suratnya, “iman tanpa perbuatan adalah sia-sia atau mati” (bdk. Yak 2: 17). Karena iman Maria, ia yang telah “Dikandung Tanpa Noda Dosa”, ia menjadi “Bunda Allah”.
Iman dan teladan hidup Maria ini menjadi harapan kita bahwa Maria akan berpartisipasi secara khusus dalam misteri penebusan Kristus, dia adalah teladan kita memasuki surga dan menerima kebangkitan "spiritual" atau tubuh di akhir zaman.
Dengan iman, kita percaya bahwa kita akan menerima kebangkitan tubuh jasmani dan rohani kita. Oleh karena itu betapa pentingnya untuk "hidup dalam iman", seperti kata Santo Paulus “orang benar akan hidup oleh iman” (bdk. Rm 1: 17).
Semoga kita dapat meneladani iman, kerendahan hati, ketaatan dan kesetiaan Bunda Maria dalam mengemban misi perutusan, menjadikan kita saluran rahmat dan berkat bagi banyak orang di sekitar kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih telah mendukung IKMK FIS. Salam Pergerakan!